Tahun Baru Islam 1436 Hijriah Apa Makna Dari Perayaan Tahun Baru Islam Ini

Ilyas Kusuma Winata | 2024-08-08

Tahun Baru Islam 1436 Hijriah, Apa Makna Dari Perayaan Tahun Baru Islam Ini?

1 Muharam merupakan hari yang penting bagi kita umat Islam karena pada tanggal ini diperingati sebagai Tahun Baru Islam. Pada tahun 2024 ini, 1 Muharam ditetapkan jatuh pada tanggal 6-7 Juli dan disepakati oleh seluruh ulama di dunia sehingga pada tanggal itu, dunia sedang merayakan tahun baru Islam bersama. Apakah sepenting itu agama Islam punya perayaan tahun baru? Kenapa ada penetapan tanggal Hijriah? Kenapa 1 Muharam yang digunakan sebagai tahun baru Islam? Apa makna dari tahun baru islam?

Kita harus melihat dari sejarah di tanggal 1 Muharam ini terlebih dahulu untuk menjawab pertanyaan tersebut. Pada tahu 622 Masehi, Umat Nabi Muhammad SAW harus hijrah dari Mekah ke Madinah. Pada peristiwa ini juga dijadikan sebagai tahun pertama perhitungan tahun Hijriah dalam penanggalan Islam.

Meskipun sebetulnya, penanggalan Hijriah ini belum ada ketika Rasulullah masih hidup. Hal ini baru dimulai pada zaman Khalifah Ar-Rasyidin kedua yaitu Umar al-Faruq R.A. Hal ini dilakukan atas saran para sahabat tentunya sehingga diputuskan untuk membuat tahun Hijriah yang dimulai dari hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah.

Meskipun, awalnya penetapan tanggal ini mengalami beberapa perdebatan dikalangan sahabat. Ada yang memberi usul penanggalan awal tahun Islam dimulai ketika Nabi Muhammad SAW lahir, ada yang mengusulkan tanggal pertama tahun Islam dimulai ketika pertama kali Nabi Muhammad SAW dianggat menjadi Nabi dan Rasul. Penetapan 1 Muharam ini sebetulnya untuk mengenang peristiwa penting dimana Rasulullah SAW dan para sahabat yang jumlahnya masih terbilang sedikit ini hijrah dari Mekah ke Madinah. Tanggal ini menjadi perubahan paradigma dalam sejarah Islam dimana tanggal inilah seorang Nabi dan Rasulullah Muhammad SAW membentuk pemerintahan dengan segala kesulitan pada masa itu dan membangun hubungan diplomatik dengan beberapa negara juga menyampaikan dakwah Islam yang lebih luas jangkauannya, bukan hanya di Mekah dan Madinah yang akhirnya hingga saat ini Islam tersebar ke seluruh dunia.

`
Pada tahun ini juga menjadi titik balik umat Islam untuk menjadi agama yang tidak lagi sembunyi-sembunyi. Keberanian umat Islam semakin tinggi karena kemantapan iman bahwa ini adalah agama yang benar, dan jika agama ini benar maka tidak ada alasan untuk bersembunyi dan merasa lemah karena Allah SWT akan selau melindungi hamba-hambanya. Islam meskipun terusir dari mekah tapi tidak membuatnya menjadi lemah, melainkan membuatnya semakin kuat dan meluas ke seluruh penjuru dunia.

Bagi umat Islam. momen pergantian tahun ini juga dimaknai sebagai ajang introspeksi diri. Setelah satu tahun berlalu ada baiknya merenungi apa yang telah dilakukan. Merasa bersalah atas dosa yang telah dibuat, merasa bersyukur masih diberikan umur untuk bisa beribadah, dan memantapkan hati untuk bisa menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Tahun baru Islam memang tidak dirayakan semegah tahun baru masehi. Umat Islam berusaha agar pergantian tahun ini bukanlah sebagai ajang untuk menghambur-hamburkan uang atau membuang-buang waktu, namun untuk semakin memaksimalkan ibadah kepada Allah SWT.

Maka dari itu, mari kita sama-sama mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW yang teusir dari Mekah ke Madinah sebagai pembelajaran bahwa sangat penting untuk terus berjuang dan tidak putus asa meskipun ujian terus menerus menghampiri kita. Semua itu karena Allah ingin kita menjadi pribadi yang lebih baik. Bersyukurlah selalu atas keberkahan hidup yang Allah SWT berikan kepada kita dan manfaatkan usia kita untuk terus beribadah kepada Allah SWT